Senin, 30 Januari 2012

The OUTSIDERS SAHUR BERSAMA


Sebagaimana tradisi team sejak tahun lalu, selama bulan puasa team mengadakan buka puasa bersama pada awal bulan puasa dan sahur bersama pada akhir bulan puasa. Kali ini sahur bersama di adakan di rumah Senpai Rahmat. Seperti kesepakatan sebelumnya menu kali ini adalah  bakso.
Pada tanggal 20 Agustus 2011, malam hari setelah sholat isya team berkumpul di rumah Senpai Rahmat.  Seperti tahun lalu rencananya di awal malam team akan menonton beberapa film pilihan setelah itu jika sudah waktunya maka team akan sahur bersama. Namun kali ini sepertinya film Transformer 3 yang super action sudah membuat team keletihan dan akhirnya sudah ada beberapa anggota team yang mulai terlelap. Apalagi saat menonton film transformer team sempat menyantap bakso yang ada pada panci pertama. Team memang sempat menonton film Fireball namun hanya sepotong-sepotong,. Akhirnya seluruh team tertidur di sekitar gelas, mangkok, piring dan sisa-sisa makanan yang ada.
Jam setengah tiga Senpai Rahmat bangun dan memanaskan bakso pada panci kedua. Setelah bakso siap team dibangunkan. Team sahur dengan menu bakso sambil menonton TV yang menyiarkan tontonan Favorit anggota team, yaitu Opera Van Java. Setelah imsak team kembali tertidur sedang Senpai Rahmad membereskan segala macam sisa kegiatan tadi malam.
Pagi hari Senpai rahmat dan Irvan sempat memperbaiki kinerja Note Book Irvan sebelum anggota team yang lain bangun. Akhirnya  anggota team yang lain bangun, setelah itu anggota team pulang ke rumah masing-masing.  

The OUTSIDERS BUKA PUASA BERSAMA


Selama bulan puasa team The OUTSIDERS mempunyai tradisi mengadakan buka puasa bersama dan sahur bersama yang di adakan di rumah Senpai Rahmat. Kali ini team mengadakan buka puasa bersama. Buka puasa bersama di adakan pada tanggal 11 Agustus 2011, bertepatan tahun kedua team ini di bentuk.
Hari itu setelah latihan team mulai berbelanja makanan untuk berbuka. Setelah itu makanan di siapkan dan team menunggu kumandang adzan magrib. Tak berapa lama adzan magrib terdengar tanda sudah masuk waktu berbuka. Team memakan makanan yang sudah di beli kemudian setelah berbuka team sholat magrib bersama. Team  menuju Cafe Robby di jalan Jeranding A. Rahman yang menjadi tempat team biasa makan setelah team sholat magrib bersama. Team sudah memesan tempat di Robby Cafe  jauh-jauh hari.
Sampai di Robby Cafe team memesan makanan pilihan masing-masing. Makanan yang datang team santap sambil mengobrol satu sama lain. Setelah menyantap makanan team melanjutkan obrolan tentang banyak hal.
Selanjutnya team membicarakan beberapa hal penting berkaitan dengan team. Setelah merasa tidak ada lagi yang perlu di bicarakan team keluar dari Cafe Robby dan pulang ke rumah masing-masing.

The OUTSIDERS LIBURAN KE PANTAI

        Liburan ke pantai sebenarnya sudah di bicarakan sejak lama, bahkan sudah sejak satu tahun lalu. Namun hal ini baru mendapatkan kepastian beberapa minggu sebelum pelaksanaan Kejuaraan Pelajar dan Mahasiswa STKIP PGRI CUP.

Liburan kali ini di adakan karena anggota team sudah lelah dengan  latihan dan pertandingan yang di ikuti, selain itu juga lelah dengan rutinitas sekolah, kuliah dan kerja yang di jalani. Karena saat ini sedang libur sekolah, maka ini dianggap sebagai saat yang tepat untuk melaksanakan niat anggota team yang sudah lama terpendam.


 


Lokasi pantai yang di pilih adalah pantai yang berada di sebelah utara kalimantan Barat, yaitu berada di Kabupaten Bengkayang. Rencananya team akan menginap selama tiga hari dua malam. Untuk mematangkan rencana ini team melakukan pertemuan beberapa kali. Senpai Rahmat sempat melakukan survey untuk mengecek lokasi. Pulang dari survey lokasi Senpai Rahmat mengalami kecelakan tabrakan antara kendaraan bermotor. Namun tidak mengalami luka hanya beberapa bagian motor yang pecah. Rencana liburan tetap dilaksanakan.

The OUTSIDERS KEJUARAAN PELAJAR DAN MAHASISWA STKIP PGRI CUP



Kejuaaraan Pelajar dan Mahasiswa STKIP PGRI CUP diadakan pada tanggal 1,2 dan 3 Juli 2011 bertepatan dengan masa liburan sekolah. Pelaksanaan kejuaraan di lakukan di aula STKIP PGRI kampus 1 jalam Ilham.
Dari team The OUTSIDERS menurunkan empat orang anggota teamnya, yaitu Amir dan Bagus untuk tingkat Mahasiswa. Amir mewakili Politeknik Negeri Pontianak. Sedangkan Bagus mewakili Bina Sarana Informatika atau BSI Pontianak. Untuk tingkat pelajar team menurunkan Irvan dan Fariz namun tidak mewakili sekolah tapi mewakili ranting.
Persiapan kejuaraan ini sudah dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya. TC dilakukan 2 kali dalam satu hari yaitu pada sore hari untuk tehnik dan fisik serta malam hari untuk program lanjutan. Kejuaraan kali ini juga menandai launching kostum team yang baru. Kostum team kali ini menggunakan campuran warna hijau dan hitam. Sekilas mirip dengan kostum super hero Green arrow atau Green Lantern.
Pada pelaksanaan pertandingan terasa begitu panjang dan melelahkan, hal ini karena ternyata di luar dugaan peserta membludak. Atlet-atlet dari hampir seluruh Kabupaten ikut bertanding. Team sendiri baru mendapat giliran bertanding pada hari ketiga.
Dari empat kelas yang di ikuti, team berhasil membawa tiga medali, yaitu medali emas untuk Fariz dan dua Perunggu untuk Bagus dan Irvan.


  


The OUTSIDERS O2SN SMA 2011


O2SN SMA tingkat kota Pontianak di adakan pada tanggal 15 Mei 2011. Dari team The OUTSIDERS hanya Irvan yang bisa mengikuti O2SN tahun ini. Hal ini di karenakan beberapa anggota team yang baru saja meninggalkan bangku SMA dan masuk ke jenjang pendidikan perguruan tinggi. Sedangkan yang lainnya sedang mempersiapkan diri untuk Ujian Nasional SMP.
Persiapan untuk keikutsertaan Irvan pada O2SN sudah di jalani sejak lama dengan program latihan yang ketat. Namun seminggu menjelang pertandingan Irvan mengalami sakit. Mendekati hari pertandingan sakit Irvan tidak membaik. Melihat hal ini Senpai Rahmat melakukan pemantauan terhadap kondisi Irvan secara kontinyu. Perjuangan pantang menyerah di tengah masalah ini dan itu terus di hadapi. Seorang Atlet memang harus berjuang tanpa henti hingga akhir dan tidak mudah menyerah kepada keadaan. Dalam kondisi yang tidak seratus persen TC tetap di lanjutkan hingga hari pertandingan. Pada hari pertandingan kondisi Irvan belum membaik. Mau tidak mau ia harus menjalani pertandingan dengan kondisi nya yang masih belum sembuh. Namun itu bukan halangan, perjuangan terus dilakukan.